07 Juni 2020

Mengapa Bubur Sumsum Kalau Disimpan di Kulkas Jadi Berair?

Bubur sumsum merupakan makanan khas Indonesia yang menjadi santapan favorit bagi banyak orang, khususnya saat di waktu santai. Masakan dengan terbuat dari tepung berasi dan santan ini sangat nikmat saat disantap hangat-hangat, atau beberapa saat baru selesai dimasak.

Yang jadi masalah, kalau kita membuatnya dalam porsi banyak dan ternyata tidak habis, tentunya kenikmatan menyantap bubur sumsum setelah disimpan beberapa saat kemudian mungkin akan berubah sensasinya.


Bubur sumsum yang tidak habis, sebaiknya disimpan di meja, di suhu ruangan dan tidak disimpan di dalam kulkas atau lemari es. Apalagi jika akan disimpan dalam waktu lama. Kenapa?


Bubur sumsum memang bisa disimpan di kulkas. Tapi sebentar saja. Bubur sumsum dingin setelah disimpan dalam kulkas, akan lebih padat dan aroma santannya menjadi lebih tajam. Tetapi kalau terlalu lama disimpan di sana, ia akan berair.

Sebagai gambaran, berikut ini bahan-bahan untuk membuat bubur sumsum untuk 4 sampai 5 porsi:


  • 200 gram tepung beras
  • ½ sendok teh garam
  • 1 boks santan kemasan atau ½ kaleng susu kental manis (tergantung selera), dan dicampur air untuk mendapatkan tingkat kekentalan yang diinginkan
  • 2 lembar daun pandan (satu untuk bubur, 1 untuk kuah)
  • Air secukupnya
  • 100 gram gula merah

Alasannya adalah, bubur sumsum banyak mengandung air karena memang menggunakan air sebagai bahan baku pembuatannya. Bisa Anda lihat, di adonan bubur sumsum, kita menggunakan air secukupnya. Demikian pula di campuran untuk kuahnya.

Di sisi lain, udara di kulkas juga lembab dan mengandung air. Sehingga, ketika disimpan terlalu lama di kulkas, bubur sumsum akan menjadi rusak karena berair. Apalagi kalau kita sudah terlanjur menuangkan kuah gula merah tersebut di bubur sumsum yang kita simpan di lemari es.


Sebagai gambaran, kentang, cabai atau bawang yang kering pun, kalau disimpan di kulkas, apalagi dalam waktu yang cukup lama, akan menjadi lembek dan berair. Jadi, sebaiknya jangan disimpan lama-lama di lemari es agar tetap terjaga kualitasnya.

Oke, semoga bermanfaat.
Previous Post
Next Post

0 komentar: