22 November 2021

Cara Trading Jual Beli Crypto Anti Loss Liquidation atau Margin Call

Cryptocurrency sudah menjadi fenomena. Tidak seperti delapan, sepuluh tahun yang lalu, di mana cryptocurrency dipandang sebelah mata, kini semua mata melirik ke arah crypto.

Ada pilihan jalan yang bisa digunakan untuk masuk ke dunia cryptocurrency. Bisa dengan membeli mata uang crypto yang kita inginkan dengan menggunakan mata uang konvensional (fiat), atau bisa juga dengan melakukan mining (menambang).

 

Lalu, setelah kita memiliki koin atau token cryptocurrency yang kita inginkan? Apa yang bisa dilakukan? Ini juga masih banyak. Bisa hodl, lock atau hold yang artinya kita simpan, bisa kita stake atau sama seperti deposito di bank, bisa juga kita trading sama seperti trading saham ataupun forex.



Nah, trading ini pun masih banyak pilihannya. Bisa spot trading, bisa futures. Bisa scalping, bisa intraday trading atau positioning trading. Bingung mau yang mana? Pilih saja opsi trading yang tidak mengandung rugi. Memang ada?

 

Ada. Contohnya seperti di Pintu.

 

Berbeda dengan trading di platform lain, misalnya di Indodax, Tokocrypto, atau Binance, Kucoin, Hotbit dan lain-lain, trading di Pintu lebih ke arah spot trading. 


Dan menariknya, Anda tidak perlu modal banyak untuk mulai trading crypto di sini. Cukup dengan Rp11 ribu saja, Anda sudah bisa membeli Bitcoin, Etherium, Sandbox, Matic, Ren, bahkan sampai Doge.

 

Trading di sini juga persis seperti kalau kita menukar mata uang konvensional di money changer saat kita akan bepergian ke luar negeri. Ada kurs tengah, ada kurs jual, dan ada kurs beli.

 

Memang ada spread yang cukup lumayan (tergantung mata uang crypto yang dipilih dan tergantung kondisi pasar saat Anda akan melakukan transaksi), akan tetapi, tidak ada biaya administrasi atau charge atau fee apapun saat Anda melakukan penukaran mata uang Rupiah ke crypto atau sebaliknya.

 

Menariknya lagi, trading di Pintu tidak seperti spot trading apalagi futures trading di platform crypto marketplace lainnya. Tidak ada leverage yang bisa membuat profit kita menjadi puluhan, ratusan atau ribuan kali lipat, tetapi tidak ada juga liquidation price, margin call ataupun stop loss / cut loss position.

 

Artinya, kalau Anda trading crypto, misalnya membeli 10 koin REN di harga Rp13.000 per coin atau total sebesar Rp130.000 lalu harganya anjlok ke Rp10.000, Anda masih akan tetap memegang 10 koin REN meski nilainya kini hanya menjadi Rp100.000.

 

Rugi? Belum tentu. Kalau Anda simpan, hold, atau hodl istilah yang umum dipakai di dunia crypto, Anda akan terus memegang 10 koin REN tersebut. Dan kalau nanti harga REN Kembali naik ke Rp13.000 dan terus sampai ke angka Rp14.000, Rp15.000 dan seterusnya, maka 10 koin REN yang Anda punya akan naik nilainya.

 

Persis sama seperti menyimpan emas 10 gram. Taruhlah harga emas per gram saat ini Rp900.000 sehingga Anda punya emas dengan nilai Rp9.000.000. Jika bulan depan atau tahun depan harga emas per gram naik ke Rp1.000.000, maka simpanan emas Anda nilainya akan menjadi Rp10.000.000.

 

Dengan trading seperti ini, loss hanya akan terjadi jika Anda membeli koin di harga Rp13.000 dan Anda panik saat ia turun ke harga Rp12.000 lalu Anda jual. Tapi kalau Anda simpan terus, maka tidak ada kata loss. Yang ada hanyalah “nyangkut” dan Anda akan menjadi salah satu dari sekian banyak sangkuters.


Nyangkutnya berapa lama? Ya tergantung Anda beli koin yang bersangkutan di harga berapa dan kapan ia bisa kembali ke harga tersebut dan naik di atas harga Anda membelinya. Bisa hitungan sehari, seminggu, sebulan atau bahkan lebih. 


Tapi yang pasti, selama Anda tidak jual di harga lebih rendah dari harga Anda beli, ya nggak bakal rugi. Dan kemungkinan koin yang listing di Pintu itu rug pull juga relatif rendah karena hanya koin besar dan potensial saja yang ada di sana. Bukan koin micin.

 

Gimana? Anda tertarik untuk menjajal crypto tapi tidak mau loss? Silakan install aplikasi Pintu dari Google Playstore dan masukkan kode referral saya ini: @mailtofirman475. Kalau kita sudah temenan, mau tanya-tanya apa saja, boleh. Bisa tanya langsung di sini:



Kalau nggak temenan, ya gpp juga sih. Tapi jangan harap saya bisa menjawab 100% pertanyaan Anda lho ya. Pasalnya, saya sendiri baru belajar dan hanya bisa sharing apa yang sudah saya alami selama sekitar hampir setahun ini menggunakan aplikasi Pintu dan cryptocurrency lainnya.

 

Satu tips dari saya. Sama seperti di dunia saham, valas, property atau lainnya, kalau mau berinvestasi ataupun trading, gunakan uang dingin. Jangan uang operasional sehari-hari, uang dapur, uang sekolah, apalagi uang teman 😅

30 Oktober 2021

Telur Gulung Original Chikentu PIK

Kali ini Bang Emmet dan Ny. Emmet ada sedikit waktu luang. Lagi pengen jalan-jalan, lihat-lihat pemandangan dan tentunya makan-makan. Tapi nggak mau jauh-jauh. Deket-deket aja. Opsinya, ya yang lagi rame banget. PIK lagi PIK lagi. Kenapa?

Di sini ya gitu. Seperti sudah pernah Bang Emmet mention sebelumnya, ada buwanyak banget opsi kulineran. Mulai dari makan ringan sampai makan berat. Makanan tradisional sampe barat. Masakan Asia, sampai Afrika juga ada. Beneran! 

Nah kali ini, berhubung lagi nggak lapar-lapar amat, Bang Emmet dan Ny. Emmet pilih jajanan street food aja. Tepatnya di kawasan Food Street, PIK. Lokasinya persis setelah jembatan penghubung Pulau Jawa dengan Pulau D (Pantai Maju).

Setelah parkir di seberang jalan (arah sebaliknya, kembali ke Pulau Jawa), kita nyeberang dan masuk ke area Food Street. Nuansanya kurang lebih mirip-mirip dengan night market kalau kita ke Taiwan atau Singapura. 

Ada banyak banget jajanan di sini dan seperti Bang Emmet pernah mention juga, kalau setiap hari nyobain satu gerai jajanan di kawasan PIK ini, setahun belum tentu selesai semua. Banyak banget. 

Nah, kali ini, pilihan jatuh ke Chikentu Telur Gulung. Kenapa? Selain halal (mustinya), dia juga nggak terlalu berat dan bikin kenyang kelihatannya. Cukup lah untuk nyemil sambil jalan atau menikmati pemandangan. Harganya juga relatif terjangkau. Dan namanya juga unik. Chi kentu. Mirip apa ya?

Anyway, Bang Emmet pilih rasa Original. Setelah menunggu antrian yang cukup panjang, akhirnya jadilah hidangan yang Bang Emmet pesan. Berikut ini penampilannya:

Dari sisi penampakan, Chikentu telur gulung ini kelihatan unik dan menggiurkan. Telurnya ditempatkan dalam gulungan tusuk sate. Persis sate biasa, bedanya ini telur yang digoreng dan digulung di tusuk satenya. 

Ia disajikan dalam cup kertas sehigga bisa kita makan di tempat atau take away. Atau disantap sambil jalan-jalan santai? Bisa juga.

Dari sisi porsi, namanya untuk cemilan, Chikentu telur gulung ini ya cukup lah. Ada 10 tusuk sate telur yang cukup untuk mengganjal perut yang tidak terlalu lapar tapi belum siap untuk diisi dengan makanan berat. 

Kalau mau lebih ringan lagi, telur gulung rasa mozarella, sosis, nugget atau campuran disediakan dalam jumlah yang lebih sedikit, yakni 6 tusuk. Ada juga bumbunya yang bisa kita pilih. Mulai dari BBQ, Balado, Cheese, Seaweed, Spicy atau Pizza.

Untuk rasa, versi yang Bang Emmet coba kali ini yakni Original dan bumbu BBQ, agak unik. Anda pernah makan telur dadar bukan? Nah, ini sama seperti telur dadar, tapi tidak diberi garam dan bawang merah atau daun bawang. 

Aroma dan rasanya sendiri datang dari telur yang diaduk lalu digulung di tusuk satenya, lalu dibaluri bumbu yang kita pilih saat sudah matang dan ditempatkan di cup. Matangnya pun tidak sampai kering/garing. 

Sepuluh tusuk telur gulung ini perlu ditebus di harga yang relatif terjangkau yakni hanya Rp20 ribu saja. Not bad lah, untuk jajanan di kawasan kuliner kekinian. Tapi untuk Bang Emmet, yang lebih suka rasa yang lebih gurih dan prefer gorengan yang agak lebih kering dari ini, rasanya kurang cocok. 

Anda yang tidak terlalu suka makanan asin? Ini mungkin pas. Kalaupun lain kali Bang Emmet nyobain lagi Chikentu ini, kemungkinan akan coba rasa lain.

Chikentu Telur Gulung Food Street PIK
24 Oktober 2021
Telur Gulung Original BBQ
Rp20.000

4 - Porsi
3 - Rasa
4 - Penyajian
4 - Harga
3.7 - Overall

27 Oktober 2021

Vanilla Charcoal Gelato Secrets PIK

Ini hari pertama Bocah Emmet keluar rumah setelah sekian lama dia: boro-boro keluar rumah, keluar kamar aja jarang. Pasalnya, dia harus les tambahan karena ujian nanti pelajaran IPS, padahal SMA-nya jurusan IPA. 

Berhubung dia lagi happy, ternyata belajar akuntansi itu menyenangkan, kelar les Bang Emmet pengen traktir es krim. Ny. Emmet sih sebenernya yang traktir, Bang Emmet cuma nyupir. Ke mana? Biasa.. ke PIK.

Ya, beberapa waktu lalu, Bang Emmet dan Ny. Emmet sempat main ke PIK dan ada pedagang es krim gerobakan yang enak di sana. Pakai roti pandan, es krim potong yang disimpan di tengah lipatan roti itu. Bocah Emmet pasti suka.

Sayang seribu sayang, sampe TKP, gerobak es krim-nya sudah dibungkus dan dilipat. Mungkin dia nggak sampai sore dagangnya. Alhasil, daripada kecewa sudah jauh-jauh, akhirnya kita menuju ke Gelato Secrets. Tempo hari kita cuma lewat doang, belum pernah mampir. Dan kelihatannya ini kesempatan emas. Antrilah Ny. Emmet di sana. Bang Emmet dan Bocah tunggu di depan. Soalnya di dalam cukup ramai, sementara kita harus tetap jaga prokes.

Anyway, nggak berapa lama, keluarlah Ny. Emmet dengan membawa Cone Classic Small Vanilla Bamboo Charcoal. Berikut ini penampilannya:

Yang namanya cone classic small, ya porsinya kecil. Buat Ny. Emmet sih, cukup lah. Tapi klo buat Bang Emmet nggak cukup, makanya sebenernya Bang Emmet pesan yang cup large Durian, wkwkw. Tapi soal rasa, warbyasah. Ekspektasi Bang Emmet cs main ke PIK hari ini adalah makan es krim gerobakan yang, meski rasanya enak, tapi ya sensasinya beda. Nah, es krim Gelato Secrets ini ya satu dua level di atasnya. 

Kembali ke urusan penampilan, Cone Classic Small Vanilla Bamboo Charcoal Gelato Secrets ini memang sayang rasanya kalau dimakan. Bagusnya buat dipajang. Instagrammable banget. Tapi ya wajar. Pasalnya, dari sisi harga, es krim secuprit ini harganya Rp36.363,64 ++ dan dia memang untuk jajan cantik aja sih. 

Tapi beneran. Kapan-kapan ke sini lagi, Bang Emmet pasti pilih yang Charcoal ini. Mungkin yang Cup Large. Tapi harganya 63.636,36. Gimana dong? 😐

Vanilla Charcoal Gelato Secrets PIK
23 Oktober 2021
Cone Classic Small Vanilla Charcoal
Rp36.363,64 ++

Rating:
3.5 - Porsi
5 - Rasa
5 - Penyajian
3.5 - Harga
4.3 - Overall

25 Oktober 2021

Nasi Tutug Oncom Kalektoran, Tasikmalaya

Nasi tutug oncom merupakan menu wajib kalau Bang Emmet pulang ke kampung Ny. Emmet di Tasikmalaya. Nah, untuk nasi TO alias nasi Tutug Oncom, di Tasikmalaya, yang paling terkenal adalah Nasi Tutug Oncom Kalektoran.

Warung nasi yang satu ini sangat sederhana, tidak besar, tetapi selalu ramai. Apalagi kalau musim liburan dan musim pulang kampung, kalau nggak datang pagi-pagi, siap-siap saja kehabisan. 

Alhasil, kadang kita nitip ke saudara yang tinggal dekat sana untuk belikan. Atau kalau lagi pengen makan di tempat, kita langsung sambangi saja warungnya yang tidak buka cabang di mana-mana ini. Tapi ya harus sepagi mungkin. Jam 6 misalnya.

Untungnya, kali ini Bang Emmet ke sana bukan di musim liburan ataupun lebaran. Cuma akhir pekan biasa saja. Selain itu, kondisi pagi itu di Tasik lagi hujan rintik-rintik, yang bikin selimut bermotif batik semakin menarik untuk ditarik. Kikikik.

Sampai TKP, kondisinya sedang tidak terlalu ramai. Jadi setelah pesan nasi tutug untuk 2 orang, kita langsung pilih-pilih menu topping dan geser ke tempat duduk.

Ada banyak side menu tambahan yang disediakan di warung Nasi Tutug Oncom Kalektoran. Berhubung Bang Emmet agak kesiangan, ya sudah pada mau habis. Tapi intinya, ada tahu goreng, ayam goreng, mendoan tempe, ikan asin, bakwan, tempe goreng biasa dan telur mata sapi. 

Berhubung lapar, langsung saja bergeser itu ayam goreng, cipe (aci tempe) dan bala-bala (bakwan sayur) sebagai topping, cieh topping, yang Bang Emmet dan Ny. Emmet pilih. 

Itu laper apa gimana Bang? Banyak amat? Iye, laper berat. Maklum, cuaca cerah aja udah dingin, ditambah rintik-rintik pula. Cacing di perut makin menggelitik rasanya.

Nah, enaknya, nasi uduk Kalektoran ini menyediakan dua macam sambal. Yang satunya sambal cengek yang pedasnya ekstra, yang satunya sambal goreng biasa yang level pedesnya nggak terlalu terasa. Tapi tetap, rasanya, istimewa, ha ha.

Nah ini dia nasi tutug oncomnya. Buat Bang Emmet, nasi tutug oncom yang paling bener itu ya di sini. Campuran nasi dan oncomnya pas. Entah kenapa, rasa oncomnya juga kayak beda dengan oncom yang biasa kita beli di pasar. 

Entah memang dia custom made, atau hanya sensasinya saja? Kurang tau juga. Yang pasti, nasi tutug oncom + mendoan + ikan asin itu ultimate-nya ya di sini. Belum nemu yang lebih enak lagi dari yang di Kalektoran.

Sebagai gambaran, Bang Emmet pernah coba makan tutug oncom di Bandung, misalnya. Rasanya ada yang kurang. Pas Ny. Emmet bikin sendiri, enak sih, tapi taste-nya belum sampai di level ini. 

Di Nasi Tutug Oncom Kalektoran, satu porsinya memang kecil. Yaa namanya juga buat sarapan. Tapi kalau Ny. Emmet sih, kadang segini juga nggak habis, jadi Bang Emmet dapat porsi ekstra. Lumayan. Apalagi kalau selesai makan dan kita bayar-bayar. Harganya pasti bikin senyum makin lebar.

Recommended? Highly. Balik lagi ke sini? So pasti!

Nasi Tutug Oncom Kalektoran - Tasikmalaya
13 September 2021
Nasi Tutug Oncom
Rp7.000

Rating:
4 - Porsi
5 - Rasa
4 - Penyajian
5 - Harga
4.5 Overall

24 Oktober 2021

Bakmi Ayam Pangsit Riau Kopitiam PIK

Rabu kemarin tanggal merah, jadi ada libur dadakan. Tentunya kesempatan emas buat Bang Emmet hunting-hunting makanan. Berhubung bangunnya udah agak kesiangan, udah agak telat kalau kita hunting bubur buat sarapan. Tapi kalau mau makan berat pun, masih kepagian.

Alhasil, mampir lah kita ke Riau Kopitiam di kawasan Golf Island PIK. Bang Emmet sih, ngincer bakmie ayam, sementara Ny. Emmet nyobain Mieso. Sebagai gambaran, kawasan San Antonio Beach PIK atau Golf Island PIK ini surganya makanan. Ada banyak banget cafe/resto untuk makan berat ataupun nongkrong cantik. Bahkan kalau kita datangin 1 gerai per hari, mungkin setahun baru selesai dikunjungi satu persatu.

Nah, Riau Kopitiam ini jadi incaran, karena: 1. Dia sudah buka pas Bang Emmet datang jam 9 pagi, 2. Namanya kopi, tapi ternyata di sini juga tersedia menu mie ayam, bakso dan lain-lain. 3. Mustinya sih halal ya. Anyway, sebagai pecinta mie ayam, ya, Bang Emmet lebih suka mie ayam daripada bakso, menu Bakmi ayam pangsit tentu yang jadi opsi Bang Emmet. Berikut ini penampilannya:

Dari sisi porsi, mie ayam ini kurang lebih sama seperti porsi mie ayam pada umumnya. Kuah dan pangsitnya dipisah di mangkuk kecil. Dan berhubung Bang Emmet pecinta kuah, tentunya kuah semangkuk kecil itu nggak cukup. Alhasil, Bang Emmet pun minta kuah satu mangkuk lagi, dan untungnya free. Jadi ingat tempo hari menyantap mie dengan kuah kaldu yang kena charge tambahan kalau minta kuah ekstra.

Dari sisi rasa, ini yang mantap. Mie-nya enak, serasa custom made, bukan seperti mie yang dijual di pasar atau mie kemasan. Kalaupun mie kemasan, kelihatannya merek recommended. Kenyalnya pas. Tak hanya mie-nya, bumbu-bumbunya pun pas dan kalaupun pakai micin, tidak banyak. Terbukti, setelah mengonsumsi ini, Bang Emmet tidak merasakan dahaga. Daging ayamnya pun empuk dan bumbunya nyerap. Pangsitnya? Rasa dan kenyalnya juga pas saat dikunyah.

Mie ayam ini disajikan apik dengan ditambahkan tauge sebagai pelengkap sekaligus pemanis penampilan. Taugenya ini memang cuma sedikit, tetapi dia tauge muda dan sudah dipotong bersih. Daun sawinya pun dipilihkan yang muda dan segar. Mantap. Sayangnya, tak ada gading yang tak retak. Untuk saus sambalnya, resto ini memilih menggunakan saus botol standar supermarket yang Bang Emmet sudah bosan karena rasanya nggak seperti saus botol abang-abang gerobak mie ayam pinggir jalan. Tapi yaa mungkin ini menyesuaikan dengan target pasarnya.

Untuk harga, satu porsi Bakmi Ayam Pangsit ini dipatok di Rp45 ribu + PPN 10%. Relatif wajar untuk bakmie ayam pangsit standar restoran. Kapan-kapan kalau ke sini lagi, kelihatannya Bang Emmet akan pilih mie ayam pangsit lagi. Mieso yang dipilih Ny. Emmet, lumayan bikin keleyengan kata Ny. Biasanya sih ini tanda-tanda ada micin dan lumayan banyak.

Bakmi Ayam Pangsit - Riau Kopitiam PIK
20 Oktober 2021
Bakmie Ayam Pangsit
Rp45.000++

Rating:
4 - Porsi
4.5 - Rasa
4 - Penyajian
3.5 - Harga
4 - Overall

17 Oktober 2021

Chigo Mie Goreng Mantap - Citywalk Gajah Mada

Hari ini Bang Emmet lagi kebagian tugas negara, ngantar Ny. Emmet and the gang belanja ke Pasar Asemka. Berhubung agak ribet parkirnya, Bang Emmet cuma drop di gerbang pintu masuk lalu nanti jemput lagi di tempat yang sama. Nah, kebetulan. Ada waktu beberapa jam untuk hunting-hunting konten kerja. 

Tadinya mikir mau nangkring aja di Starbucks, depan hotel Novotel Gajah Mada. Sempat masuk ke area hotel lalu cari-cari parkiran, ternyata lumayan jauh juga jalan dari parkiran ke Starbucks-nya. Gak bisa kalo dadakan Ny. Emmet manggil dan langsung harus bergerak ke TKP.

Next, beralih ke hotel sebelahnya, Holiday Inn yang lebih dekat lagi ke Asemka. Dan ternyata, baru tau di situ juga ada Citywalk. Ampun dah Bang Emmet, katanya pelancong, tapi kagak tau soal begini. Cek punya cek, pakirannya pun gampang. Persis di parkiran, ada pintu yang menuju Citiwalk-nya itu.

Okelah, parkir lah Bang Emmet di sana. Semoga ada Starbucks dan sejenisnya. Ternyata eh ternyata, nggak ada. Dan Citywalk ini ampun deh sepinya, nggak kayak Citywalk yang di Sudirman. Apa mungkin karena baru jam 10 pagi ya? Untungnya, beberapa cafe dan resto ada yang buka. Salah satunya Kopi Kenangan dan Chigo di sebelahnya.

Cek punya cek (lagi), sepintas kayaknya nggak ada colokan listrik di tempat duduk pengunjung Kopi Kenangan itu. Sementara di outlet Chigo, meja tempat duduk cuma ada 2. Tapi dua-duanya ada colokan listrik. Waini. Langsung saja ini jadi pilihan. 

Dan yang Bang Emmet baru tau berikutnya adalah, Chigo itu singkatan dari Chicken on the Go. Dan dia juga merupakan sub brand dari Kopi Kenangan Group untuk menjadikannya punya keunggulan kompetitif, lebih dari sekadar gerai kopi dibanding brand lainnya. Hadeuh, ke mana aja Bang? Ini brand udah dari awal 2021 kemaren diresmikan, baru nyobain sekarang. Telat ah 😅

Anyway, pesanlah Bang Emmet di kasir. Pesan apa? Paket 8 Pcs Boneless + Fries aja deh. Lumayan buat snack sambil nunggu. Siapa tau Ny. Emmet belanjanya lama di Asemka, jadi cukup lah. 

Nah, berhubung opsi rasanya ada banyak, ada Lauisiana Cajun, Garlic Parmigiano, Asian Honel Soy, Creamy Cheese dan Mie Goreng Mantap!, Bang Emmet pun tanya aja sama mbaknya. Yang kering yang mana mbak? Mie Goreng Mantap katanya. Ya sud lah, inilah yang Bang Emmet pilih plus Latte Kopi Kenangannya. Berikut penampakannya:

Sesuai namanya, Chigo alias Chicken on the Go, ya penyajian Chigo ini dalam kemasan take away. Tapi cukup rapi penataannya. Ayam dan kentangnya masing-masing dipisahkan dengan kertas. Untuk porsinya, sesuai namanya ya kita mendapatkan 8 pcs boneless chicken dan juga fries. Kita juga dapat 2 tusukan sate untuk makan ayam dan kentangnya. Sausnya dapat 2 sachet, Del Monte Extra Hot. Cukup lah, untuk nyemil santai sambil nunggu.

Dari sisi rasa, daging ayamnya empuk dan crispy. Potongan kecil kecil juga membuatnya mudah dimakan, tanpa harus ngotor-ngotorin tangan. Nah, Mie Goreng Mantap! nya ini, agak sulit digambarkan. Yang pasti rasanya. Nggak seperti mie goreng juga sih kayaknya, tapi oke dan cocok dengan lidah Bang Emmet yang memang gemar gurih-gurih.

Untuk harganya, paket 8 Pcs Boneless Fries Mie Goreng Mantap! + Kopi Kenangan Mantan Latte Reguler ini Bang Emmet tebus di harga Rp42.727++ alias Rp50.000 kembalian Rp3.000. Dan kesimpulannya, recommended. 

Sayang seribu sayang. Baru saja Bang Emmet duduk dan sepotret dua potret, panggilan datang dan Bang Emmet harus cap cuss dan gak jadi ngonten di tempat. Sampai rumah, barulah Bang Emmet ngetik tulisan ini. Sambil menikmati Boneless chicken rasa Garlic Parmigiano yang dipesan Bocah Emmet. Kok bisa?

Gara-garanya sih simpel. Dia ngintip layar laptop Bang Emmet pas lagi nge-crop foto di atas dan jadi pengin. Dan hebatnya, artikel belum kelar diketik, babang Gojek sudah datang bawa Chigo-nya. Mantap!

Chigo Mie Goreng Mantap! - Citiwalk Gajah Mada
16 Oktober 2021
8 Pcs Boneless Fries + KK Drink
Rp42.727++

Rating:
4 - Porsi
4 - Rasa
4 - Penyajian
4 - Harga
4 - Overall

11 Oktober 2021

Mix Sashimi Salad Kintaro Sushi PIK

Kemarin, setelah sekian kali cuma muter-muter dan lewat doang, akhirnya Bang Emmet dan Ny. Emmet mampir ke kawasan San Antonio Beach PIK 2. Dan berhubung kita dateng agak siang (baca: kesiangan, weekend mager), jadi kita sekalian nyari brunch saja di sini. Toh udah jam 10-an lewat.

Berhubung belum pernah mampir ke sana, penginnya sih kita lihat-lihat dulu opsi yang ada. Tapi berhubung: 1), udah waktunya diisi dan 2), udah mulai agak panas, jadinya kita nggak banyak lihat-lihat dan harus bikin keputusan cepat. Akhirnya, pilihan jatuh ke Kintaro Sushi PIK.

Sampai di sana, ternyata udah lumayan rame, meski untungnya nggak terlalu padat. Prokes di sinipun terjaga ketat karena harus cek temperatur, didata nama dan nomor hape, social distancing dan meja pun dibersihkan dengan sanitizer serta ultraviolet. Oke juga nih. 

Buku menu pun tidak ada, pesan dengan scan barcode. Jadi semakin meminimalisir transfer bakteri, kuman ataupun virus antar pengunjung. Lalu, Bang Emmet pesan apa? Berhubung pilihannya banyak banget, Bang Emmet pun bingung. Akhirnya, pilih 1 porsi Mix Sashimi Salad. Bentukannya seperti ini:

Yakin Bang, makan sayur doang? Ya nggak sih. Sebenernya da makanan lain yang dipesan Ny. Emmet dan juga yang disarankan sama waiter-nya, tapi yaa, nggak keburu dipotret, udah langsung disikat 😄

Dari sisi penampakan, menu Mix Sashimi Salad ini Instagrammable banget. Sayang rasanya kalau nggak dipotret. Jangan sampai nasibnya seperti Truffle Udon dan Yokohama Roll yang udah terlanjur nggak terselamatkan tadi.

Anyway, sesuai namanya, sashimi salad, porsi dari menu ini terdiri dari dua potong sashimi salmon dan dua potong sashimi tuna. Untuk rasa, baik sayuran ataupun daging ikannya, semuanya fresh dan segar. Daging salmon dan tuna-nya pun kekenyalannya pas.

Lalu, bagaimana soal harganya? Satu porsi Mix Sashimi Salad di Kintaro Sushi PIK ini Rp55.000 belum service charge dan tax. Relatif standar untuk menu resto Sushi. Kapan-kapan kalau ke sini lagi, mungkin menu ini akan kembali menjadi pilihan. Yang pasti sih, selamatkan dulu menu lainnya supaya bisa dikomentarin. Ntar dibilang No Pic = Hoax pula 😝

Kintaro Sushi PIK
10 Oktober 2021
Mix Sashimi Salad
Rp55.000++

Rating:
4 - Porsi
4.5 - Rasa
4.5 - Penyajian
4 - Harga
4.2 Overall

18 September 2021

4 Tips Optimalkan Social Media Marketing untuk Bisnis Baru

Sumber: freepik.com

Setiap jenis bisnis baru yang muncul dari ide-ide kreatif biasanya akan menggunakan social media marketing sebagai salah satu aktivitas pemasaran paling diandalkan. Bukan hanya karena cost-nya yang cenderung lebih masuk akal untuk bisnis baru, namun juga potensi yang dimiliki cara ini demikian besar sehingga sayang sekali jika tidak dimanfaatkan.

Meski demikian, menemukan pola yang tepat untuk digunakan dalam aktivitas pemasaran menggunakan media sosial juga bukan perkara mudah. Maka dari itu, kami akan sajikan beberapa tips sukses untuk Anda, yang ingin menggunakan social media marketing sebagai aktivitas pemasaran utamanya.

Riset, Riset, Riset!

Sumber: freepik.com

Ketika hasil riset sudah didapatkan maka penyusunan strategi dan langkah-langkah riil dapat lebih baik. Dasar yang kuat dan ide cemerlang, kombinasi efektif untuk menyusun taktik pemasaran menggunakan sosial media yang sempurna.Sepertinya memang membosankan, tapi semua strategi yang jitu selalu dibangun berdasarkan hasil riset yang baik. Dengan riset, baik riset pasar, riset kompetitor, dan riset pelanggan, maka Anda akan mendapatkan data riil mengenai bagaimana kondisi terkini dari ketiga hal tersebut.

Riset ini nantinya bisa menghasilan rekomendasi mengenai pemilih media sosial yang digunakan, jadwal posting, jenis konten yang diunggah, tone dari konten, persona akun yang digunakan, serta hubungan yang akan dibentuk dengan pelanggan atau segmen pasar bisnis Anda. Tak lupa, segmen pasar paling potensial yang sekarang ini dimiliki.

Tujuan Jelas, Tahap Demi Tahap

Apa yang jadi tujuan Anda saat menggunakan social media marketing guna mengembangkan bisnis? Pencarian pelanggan baru? Meningkatkan loyalitas pelanggan? Meningkatkan traffic situs yang Anda miliki? Atau meningkatkan brand awareness?

Anda wajib memiliki tujuan yang jelas, atau setidaknya prioritas tujuan yang jelas. Dengan memiliki prioritas, Anda bisa memfokuskan usaha untuk mencapai tujuan tersebut. Hal ini juga mempertimbangkan pengeluaran biaya yang diperlukan dalam meraih tujuan.

Apakah tidak bisa mendapatkan semua dalam satu waktu?

Bukan tidak bisa, namun memerlukan usaha dan dana yang tidak sedikit, serta keberuntungan yang baik. Untuk bisnis skala kecil atau baru tahap awal, menentukan satu tujuan saja sudah cukup. Satu goal untuk satu waktu, jadi usaha yang dilakukan bisa lebih fokus dan hasilnya akan lebih optimal.

Konten yang Pas untuk Social Media Marketing

Sumber: freepik.com

Social media marketing tak akan jauh dari urusan konten yang diunggah pada akun atau ruang yang Anda miliki. Tentu saja, semua orang akan mengatakan hal serupa, yakni membuat konten yang relevan dan menarik untuk segmen pasar Anda. Tapi yang seperti apa?

Konten yang relevan dan menarik adalah konten yang tak hanya berdasarkan imajinasi, tapi juga data yang didapatkan dari riset pada poin pertama tadi. Kreativitas memang diperlukan dalam menyusun konten grafis dan copy yang menarik. Namun tanpa data dari riset, hal ini akan menjadi upaya yang sia-sia dan tidak memiliki acuan jelas.

Anda bisa mendapatkan insight sangat berguna dari riset kompetitor, riset segmen pasar, dan riset sejenis. Dari insight ini bisa didapatkan data untuk dilanjutkan ke proses kreatif, sehingga menghasilkan konten yang benar-benar menarik namun tetap relevan tanpa kehilangan poin utama dari unggahan tersebut.

Jangan Lupa Waktu Unggahan yang Tepat Pula

Setiap media sosial memiliki ‘iklim’-nya masing-masing sehingga memerlukan treatment yang berbeda. Tak hanya terkait materi unggahan atau konten saja, namun juga waktu terbaik untuk mengunggah konten tersebut.

Waktu terbaik ini biasanya mengacu pada kebiasaan mayoritas pengguna media sosial dalam membuka media sosial yang dimilikinya. Misalnya, untuk Twitter waktu terbaik posting adalah pukul 13.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB, sedangkan waktu yang tidak direkomendasikan adalah pukul 20.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB.

Hal tersebut karena Twitter merupakan media yang tepat untuk mengunggah konten berupa copy singkat, menarik, atau link pancingan ke artikel atau konten lain yang ringan. Pada jam terbaik, mayoritas pengguna akan membukanya untuk mendapatkan asupan konten ringan harian, dan jika terlalu berat bisa disimpan untuk waktu lain.

Dalam menerapkan tips social media marketing di atas, Anda juga harus mempertimbangkannya dengan tim yang Anda miliki. Atau setidaknya, harus disesuaikan dengan produk dari bisnis Anda sehingga bisa benar-benar berjalan efektif dan efisien.

Pemanfaatan media sosial dalam aktivitas pemasaran memang terus meningkat trennya, karena dinilai bisa memberikan dampak yang cepat dengan budget yang lebih masuk akal untuk bisnis yang baru dibangun. Kecuali jika Anda memang memiliki modal besar, media sosial akan jadi satu kanal pemasaran terbaik yang bisa Anda optimalkan.

Penerapan social media marketing untuk aktivitas pemasaran bisnis baru memang sangat menggiurkan, terlebih jika bisa benar-benar dioptimalkan. Senada dengan hal tersebut, bisnis Anda juga pasti memerlukan pengelolaan pembayaran online yang handal. Jokul by DOKU, akan jadi pilihan tepat untuk membantu Anda mengelola pembayaran online. Dengan proses yang cepat, efektif, serta efisien, tak hanya pelanggan akan merasakan kemudahan dalam pembayaran namun juga Anda akan mendapatkan benefit dalam pencatatan transaksi secara detail. Urusan pembukuan jadi lebih simpel, dengan Jokul.