Mie Kocok Dapoer Ndeso, Setiabudi, Bandung

Salah satu makanan khas yang perlu disantap kalau kita mengunjungi si Kota Kembang, Bandung adalah Mie Kocok. Sedemikian populernya makanan ini, bahkan sudah dapat dengan mudah kita temukan di kota-kota lain di Indonesia, apalagi di Jakarta. Tetapi tentunya, paling pas kalau kita menyantapnya di Bandung.

Kebetulan hari ini kita mampir di Bandung dan menyempatkan diri menyambangi salah satu gerai mie kocok. Nama lengkapnya adalah Angkringan Dapoer Ndeso yang punya tiga sub brand di dalamnya. Antara lain Waroeng Soerabi, Mie Kocok Cipaganti dan Mie Ayam Setiabudi.

Lokasinya di Jl. Setiabudi, Bandung, bertetanggan dengan kampus Universitas Pasundan dan Hotel Banana-Inn. Seperti halnya resto-resto di Bandung, gerai Dapoer Ndeso punya desain interior yang sangat homy, dengan setting jadul yang tercermin dari nama resto itu sendiri.

Ia menyediakan live musik di lantai dasar dan terdapat ruang makan pula di lantai dua yang terbuka dan bisa digunakan untuk bersantap bersama kerabat sambil menikmati kemacetan jalan dari atas. Sayang, pemandangan dirusak oleh banyaknya sampah di atap lantai dasar resto.

Kali ini, menu yang saya coba adalah Mie Kocok Original. Sebenarnya maksud hati memilih mie kocok baso besar, tetapi apa daya, ketika kita singgah sekitar pukul 8 malam, seluruh varian bakso yang mereka jajakan sudah ludes. Anyway, berikut ini tampilan Mie Kocok Original Dapoer Ndeso:


Dari sisi penampilan, relatif standar lah. Tidak ada yang terlalu istimewa dari cara penyajiannya. Untuk porsinya, juga demikian. Yang namanya mie kocok, ya porsinya kurang lebih seperti itu. Mie kuning, toge, seledri dan beberapa potong kikil menggenapi porsi. Kuah? Secukupnya.

Untuk rasa, mie kuningnya, mie telor yang gak kenyal cenderung alot bagaikan belum matang. Tapi cukup oke, tidak terasa seperti masih berlumuran tepung. Kekenyalan kikilnya juga pas. Bumbunya juga relatif oke. Sayangnya tidak disediakan saos, hanya sambal cabai merah pedas biasa.

Untuk harga? Satu porsi Mie Kocok Original tersebut perlu ditebus di harga Rp24.500 plus pajak. Total jenderal Rp26.950. Kalau sudah begini, kayaknya kita cari alternatif mie kocok lainnya saja deh.

Rating:
3,5 - Porsi
3,5 - Rasa
3,5 - Penyajian
3,25 - Harga
3,43 - Overall
Powered by Blogger.