Tsutaya Bookstore, Toko Buku Paling Menyenangkan

Saat berkunjung ke Taipei, Taiwan beberapa waktu lalu, Bang Emmet menyempatkan diri singgah di salah satu gerai Tsutaya Bookstore. Tsutaya merupakan jaringan gerai toko buku asal Jepang.

Gerai yang Bang Emmet datangi kali ini, yakni di daerah Songshan District, Taipei merupakan cabang kedua yang dibuka di luar Jepang. Cabang pertama di luar Jepang sendiri dibuka di Taiwan juga, tepatnya di Xinyi District, Taipei di awal tahun 2017 lalu.


Kabarnya, Tsutaya Bookstore merupakan salah satu dari 20 toko buku paling indah di seluruh dunia. Ia menawarkan atmosfir yang elegan, dengan koleksi buku yang amat banyak. Tak hanya buku, koleksi musik dan film dari berbagai genre, juga tersedia.


Menurut informasi yang Bang Emmet dapat, sampai tahun 2020 mendatang, akan ada 5 cabang Tsutaya Bookstore akan dibuka di Taiwan. Dan setiap toko, akan menawarkan suasana dan gaya yang berbeda-beda, tergantung lokasi dan target pengunjungnya.

Berhubung Bang Emmet sedang ada di Songshan, tentunya Bang Emmet penasaran seperti apa toko bukunya ini.


Sebagai informasi, Tsutaya Bookstore - Songshan 2nd Branch ini berlokasi di No. 131, Section 6, Civic Blvd, Songshan District, Taipei 105, Taiwan. Bangunannya terdiri dari dua lantai, tepat di pinggir jalan yang sangat nyaman. Setiap hari, ia beroperasi mulai dari jam 11 pagi sampai jam 10 malam.



Di sini, Anda akan menemukan beraneka ragam buku dan majalah, dari berbagai bahasa. Inggris, Jepang, dan tentunya yang paling banyak, Mandarin. Yaa, ini kan di Taiwan. Buku-buku sejarah, politik, seni, gaya hidup, biografi, sampai tentang flora-fauna, juga ada di sini. Buku-buku hobi dan majalah konvensional juga tentunya ada.



Di lantai satu, tersedia sebuah mini coffee shop, di mana Anda bisa membeli snack, kue-kue pastry sampai beraneka ragam minuman mulai dari kopi espresso, matcha, teh, soda, susu, cocoa dan lain-lain.

Naik ke lantai dua, Anda akan menemukan, lebih banyak buku. Tapi di lantai dua ini terdapat sebuah mini bar dan ruang duduk untuk membaca, bercengkrama, sambil menikmati sajian yang lebih berat dibandingkan dengan menu yang dihidangkan di mini coffee shop di lantai dasar.

Nah, ini suasana tempat bersantai sambil makan.



Berbagai minuman alkohol juga ada. Tapi, masa ke toko buku malah kita mabok-mabokan. Ya kali bro. Tapi mungkin buat mereka yang butuh menghilangkan penat di sela aktivitas kesibukan yang padat, boleh saja itu disikat. Kalo Bang Emmet, ya nggak lah. Setetes pun alkohol, haram hukumnya. Air bening saja.


Dan ini salah satu menu istimewa yang Bang Emmet coba. Pizza salad. Pizza-nya yang model tipis kering gitu, bukan yang rotinya tebal seperti biasa. Dan yang Bang Emmet icip, isi topping-nya sayuran.





Yang menarik, meski pizza-nya tipis, di tengahnya, telur setengah matang. Entah apa itu istilahnya. Maklum, Bang Emmet cuma ditraktir teman. Tapi ini mantep bener deh. Tuh lihat. Dahsyat kan? Simak lengkapnya di videonya ya.


4 comments:

  1. Waaa seru banget sih toko bukunya ada kafe yang jual makanan enak dan bisa nongkrong bareng teman ya Bang Emmet..aku mupeeeng..

    ReplyDelete
  2. Iyaaaa... aku belum nemu yang se-cihuy begitu deket-deket sini. Apa akunya yang kurang gaul ya? :P

    ReplyDelete
  3. Seneng banget dihampirin Sama bang Emmet di blog saya, hehe. Asiknya ke toko buku plus ada tempat santai sambil kulineran, Kalo di Indonesia Kan jarang yg Ada begitu ya, toko buku ya toko buku, perlu nih suatu Hari menjelajah Taiwan, ya masa negeri F4 gak dikunjungin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehueheehh.. sama-sama mbak, terima kasih juga sudah mampir di blog-ku yang apalah-apalah ini. Betul mbak, perlu banget ke Taiwan.. night marketnya seruu.. :D

      Delete

Powered by Blogger.