Tucano's Jakarta, Tempatnya Daging Panggang a la Brazilia

Bang Emmet baru ngeh dengan yang namanya Tucano's. Ternyata, restoran a la Brazil ini merupakan tempat yang paling tepat untuk Anda penggemar steak ataupun daging panggang. Apalagi alasannya kalau bukan menunya yang unlimited, free flow, all you can eat, sepuasnya, atau apapun Anda menyebutnya. Beda dengan steak house yang biasa.

Lokasinya sendiri berada di Jl. Mas Mansyur, dari arah Tanah Abang ke arah Ambassador Lingkar Mega Kuningan. Parahnya, ternyata Bang Emmet pernah selama 3 tahunan ngantor di gedung yang cuma selemparan batu dari restoran ini dan setiap hari lewat di depannya.


Pantesan kayaknya serasa pernah lihat atau dengar, tapi ya nggak pernah merhatikan atau coba-cari tahu soal Tucano’s yang punya nama lengkap Tucano's Churrascaria Brasileira. Bang Emmet pun baru tau soal ini dari rekan kantor Bang Emmet yang sangat piawai dalam menemukan harta karun (baca: tempat makan dan nongkrong enak).

Anyway, kali ini, Bang Emmet berkesempatan menjajal menyantap daging panggang yang santer kabarnya itu. Seperti apa?


Tucano's Churrascaria Brasileira merupakan restoran khas Brazil, bukan khas Pati ya (buat yang kenal Bang Emmet, pasti tau apa itu khas Pati). Ia menyediakan beraneka ragam daging sapi, tetapi tetap ada menu lain seperti ayam, seafood serta salad. Yang menarik, di restoran free flow ini, menu masakan utamanya akan dihantarkan langsung di piring kita. Pun dengan cara yang unik.

Sebelum mulai membahas makanannya, buat Anda yang belum ngeh di mana Tucano’s ini – jujur saja, Bang Emmet pun sempat buka Google Map dulu menjelang sampai di lokasi – berikut ini tampak depan restoran yang bersangkutan. Posisinya tepat di pinggir jalan, putaran balik dari arah Tanah Abang sebelum flyover ke arah Kampung Melayu. Sudah kebayang belum? Citywalk Sudirman? Nah, dekat situ. Restaurant Harum Manis? Persis di komplek area yang sama.

Alamat lengkapnya, Pavilion Retail Arcade, Lt. Dasar Unit D 01-12, Jl. K.H Mas Mansyur Kav. 24 RT12/RW11, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Harusnya sih, sudah selengkap itu, nggak bakal nyasar ke sana. Nah ini dia Tucano’s.


Restoran ini buka setiap hari termasuk weekend dan libur nasional. Jam makan siang dimulai pada pukul 11.30 sampai 15.00 Adapun last order sampai 14.30. Jika ingin makan malam, Anda sudah bisa datang mulai pukul 17.30 sampai 22.00. Last order dilakukan paling lambat pada 21.30.

Setelah kita mendapatkan tempat duduk, kita sudah bisa langsung memesan santapan. Caranya pun unik. Nanti akan kita jelaskan. Anyway, berikut ini hidangan yang akan disajikan di Tucano’s Churrascaria Brasileira.

Ada lima menu utama kalau Anda memilih Churasco Buffet Lunch mulai dari Alcatra, Picanha, Garlic Steak, Chicken Heart, Chicken Leg dan sosis sapi. Sajian pertama yang akan hadir adalah sosis dan ayam bakar alias chicken leg.


Sosisnya bentuknya seperti sosis dan dipanggang biasa. Tapi tunggu saat sosis ini masuk ke mulut Anda. Dibanding sosis supermarket, sosis ini sangat padat dan daging banget. Sayang sekali Bang Emmet nggak sempat foto ayamnya karena sudah keburu langsung digasak.


Berikutnya, adalah Garlic Steak. Sesuai namanya, daging steak ini dilumuri bawang putih untuk memberikan aroma dan rasa yang sangat khas. Silakan Anda minta potongkan dan langsung dijatuhkan di piring di hadapan Anda. Kalau kurang, tinggal pesan lagi.


Nah, di atas ini yang namanya Picanha, alias top sirloin. O ya, daging-daging yang disajikan di Tucano’s dipotong langsung di meja kita. Tujuannya adalah agar daging yang kita santap tetap hangat karena fresh from the oven. Saat dipotong, kita diminta untuk mengambil potongan tersebut dengan jepitan khusus yang juga sudah disediakan untuk masing-masing tamu. Jangan sampai jatuh ya.



Di setiap meja, ada pajangan dengan huruf T. Tetapi itu bukan sembarang pajangan. Di setiap meja pula, kita diberikan tiga koin plastik berukuran yang lumayan besar berwarna merah, kuning dan hijau. Bukan tanda seperti rambu lalu lintas, tetapi justru koin inilah yang digunakan untuk memesan makanan. Ah, kan. Bang Emmet lupa mengambil foto koinnya. Eh tapi ternyata AnakJajan punya fotonya. Ini dia:


Intinya, koin hijau Anda pasang berdiri di atas pajangan huruf T tadi kalau ingin memanggil waiter untuk mengirimkan sajian utama ke meja Anda. Jangan khawatir, ada magnet yang akan membuat koin itu tetap berdiri tegak. Jangan khawatir pula, koin ini bisa Anda pasang berkali-kali sampai Anda sudah merasa cukup kenyang. Kalau sudah kenyang sekali, silakan pasang koin merah di atas pajangan huruf T tersebut.

Lalu koin kuning buat apa? Menandakan kita sudah bersiap-siap untuk berhenti makan? Bukan.

Koin ini fungsinya untuk memesan nanas. Ya. Nanas. Sebagai gambaran, nanas ini berfungsi untuk sedikit menetralisir atau mengimbangi asupan daging yang masuk ke perut. Supaya tidak terlalu keleyengan nantinya seusai makan. Psst, nanas-nya pun bukan sembarang nanas. Lihat cara memasaknya. Ia juga dipanggang, dan disajikan sama seperti menyajikan helaian daging. Dikerat tipis-tipis. Rasanya? Jadi agak empuk serasa makan otak-otak. Tapi ya, nanas.


Buat yang ingin menambahkan beraneka ragam saus demi meningkatkan cita rasa makanan, Tucano’s juga menyediakan amat sangat banyak pilihan.


Mustard, thousand sauce, white mayo, pink sauce, barbeque sauce sampai chili oli sauceh ada. Tinggal pilih. Mau tamahan olive oil, vinegar, chili oil dan seterusnya, tinggal ambil.


Buat yang ingin sayur sayuran atau salad, juga ada. Silakan pilih dan racik sesuai preferensi dan kegemaran masing-masing.


Berhubung restorannya enak, suasananya santai, nyaman, Bang Emmet pewe dan pesan terus-menerus daging sapi dan ayam sampai kenyang. Nggak sempat nengok sana-sini. Lah, pelancong macam apa ini.


Dan ternyata benar saja. Tucano's juga menyediakan beraneka ragam goregan mulai dari bawang bombay, udang goreng, bakso keju ala Brazil, spicy chicken wing, jamur, kentang goreng, kroket dan lain-lain. Ah menyesal nggak hunting keliling-keliling.


Tapi ya sudah lah. Toh bisa lain kali ke sini lagi ngajak Nyonyah Emmet dan Bocah Emmet. Kali ini Bang Emmet sudah sangat kenyang dengan beraneka ragam daging-dagingan tadi. Dan berhubung faktor U, rekan kantor Bang Emmet tadi sudah juga menyiapkan Lipitor, untuk meredakan kolesterol. Aah, memang rekan yang sangat mengerti ya 😌



Anyway, Tucano's Churrascaria Brasileira ini merupakan tempat yang sangat tepat buat Anda yang lapar berat dan ingin menikmati sajian steak yang: “lain dari yang lain”. Suasananya, cara penyajiannya, porsinya, luar biasa. Untuk tarifnya, masih menurut rekan kantor Bang Emmet, per porsi Rp280 ribu, plus-plus jadi total Rp320 ribu. Masih reasonble mengingat itu semua tadi.