12 Februari 2020

Merawat Motor Tua dengan Oli Motor Terbaik

Bukan Bang Emmet namanya kalau doyan gonta-ganti barang. Mulai dari tas, sepatu, hape, laptop, sampai kendaraan bermotor, motor misalnya, Bang Emmet akan selalu pakai sampai kapanpun. Gak bakal ganti baru. Kecuali kalau sudah rusak, usang atau jebol. Prinsip Bang Emmet, kita harus mengerti dan membedakan mana keinginan dan mana kebutuhan. Keren ya?

Nah, kaitannya dengan keinginan dan kebutuhan, sebagai contoh, kejadian hari ini. Footstep montor Honda Legenda kesayangan Bang Emmet patah saat perjalanan ke kantor.

Memang, sejak kejadian beberapa waktu lalu, saat Bang Emmet dua kali jatuh, footstep itu udah agak bengkok. Pertama, gara-gara pulang kantor udah capek, ngantuk dan yang kedua gara-gara anak SMA nyeberang, lari nggak pake lihat-lihat dan bikin Bang Emmet terpaksa menghindar lalu nyusruk. Alhasil, bengkok lah dia.


Saat ke bengkel untuk ganti oli rutin tempo hari, si mas-mas langganan bilang: “las dulu aja pak”. Tapi berhubung blom sempat, alhasil sampai akhirnya ya nggak di las. Dan tadi pagi, akhirnya dia patah di lampu merah.

Cek punya cek, besi yang sekaligus dudukan yang nyambung dengan standar samping udah lapuk. Besinya terlihat sudah tidak sekokoh awal-awal. Lha iya, ini motor sudah hampir 17 tahun mengabdi untuk Bang Emmet. Mau dilas, ya nanggung. Paling cuma tahan 1-2 bulan aja.

Lalu, apakah ini bikin Bang Emmet ingin ganti motor? Tentu tidak. Bang Emmet nggak ingin ganti motor baru karena memang gak butuh. Yang butuh diganti, ya cuma besi bar step-nya aja. Lha iya dong. Apalagi, meski udah tua, ini motor nggak pernah rewel. Khususnya mesinnya. Seriusan.

Mesin Awet Akibat Pelumas Berkualitas
Seumur-umur, selama 17 tahun Bang Emmet pakai motor ini, baru 2 kali ngalamin mogok. Pertama pas mau berangkat kantor, kedua pas pulang kantor. Masalahnya sama. Lupa ngisi bensin dan kehabisan sampai tetes Pertamax terakhir.

Yaa, ngaku deh. Motor Bang Emmet ini udah beberapa waktu terakhir speedometer dan fuel indicator-nya mati dan blom diganti. Alasannya klasik: belom sempat 😝


Tapi untuk urusan mesin, jangan salah. Mesin motor Honda Legenda Bang Emmet masih awet, tarikannya kuat (untuk motor seumurannya), irit bensin dan suaranya masih bagus, lembut. Alasan utamanya salah satunya adalah pilihan pelumas mesin yang Bang Emmet pakai. Apa oli yang Bang Emmet pakai? Nah ini dia. Pertamina Enduro, oli motor terbaik di pasaran Indonesia.

Oli besutan Pertamina tersebut ternyata merupakan jawaban atas kebutuhan motor kesayangan Bang Emmet. Apalagi melihat gaya hidup Bang Emmet, yang butuh menggunakan metoda transportasi ter-efisien di Jakarta tersebut setiap harinya.

Mulai dari rumah ke kantor yang posisinya ada di tiap-tiap ujung kota Jakarta, keliling ketemu orang atau menghadiri event di berbagai tempat, paling cepat, mudah dan murah ya menggunakan motor.

Memang sih, di era gaya hidup modern saat ini, sudah marak metoda transportasi publik massal. Tapi sayangnya, sekitar rumah Bang Emmet, nggak ada lintasan kereta, LRT apalagi MRT. Busway pun jauh. Yang paling dekat adanya cuma pintu tol. Masa ke mana-mana bawa mobil? Di Jakarta? Ngebayanginnya aja udah sengsara.

Bisa saja sih, Bang Emmet naik motornya sampai titik transportasi publik terdekat. Tapi ya tanggung. Menuju ke sana pun harus bersusah payah dulu melewati macet parah di jam-jam orang berangkat ke kantor atau mencari rezeki. Mending langsung lanjut aja kan? Intinya, naik motor udah paling efisien buat Bang Emmet. Lalu, mengapa Pertamina Enduro?

Oli Motor Terbaik
Kembali ke Pertamina Enduro, menurut Bang Emmet, dia merupakan oli motor terbaik. Contohnya seperti seri Pertamina Enduro 4T SAE 20W-50  yang cocok untuk semua motor bebek, seperti Honda Legenda tahun 2003 kesayangan Bang Emmet.

Oli ini merupakan pelumas yang diformulasikan dari mineral berkualitas tinggi dan zat additif terpilih dan didesain khusus untuk motor bermesin 4 tak. Ia juga punya performa stabil saat bekerja di temperatur rendah dan tinggi.

Pelumas ini juga mencegah slip pada kopling yang basah dan yang paling penting, ia mampu menjaga mesin tetap bersih dan sanggup memberikan perlindungan terhadap tumpukan kotoran di piston.

Kesanggupan sang pelumas dalam melindungi mesin motor inilah yang menjadi alasan utama kenapa motor Honda Legenda 2003 kesayangan Bang Emmet sampai sekarang masih belum rusak juga mesinnya.

Tak hanya itu, alasan lain Pertamina Enduro menjadi oli terbaik juga adalah karena harga oli motor ini juga terjangkau di kelasnya.

Tergantung bengkel tempat langganan Anda, oli ini bisa didapatkan mulai dari harga Rp32 - Rp35 ribuan. Untuk pelumas berkualitas, harga tersebut merupakan angka yang sangat pantas. Apalagi, ia juga mudah ditemukan baik di bengkel resmi produsen motor, bengkel umum, SPBU Pertamina, sampai di supermarket kebutuhan sehari-hari.

Intinya, oli Pertamina Enduro bisa Anda dapatkan di mana-mana, dan Anda bisa membanding-bandingkan harganya sebelum memutuskan membeli di mana. Atau mau membeli secara online? Di platform e-commerce Indonesia pun banyak. Jangan khawatir.

Jadi, kalau Anda ingin memiliki motor yang umurnya bisa panjang, seperti motor Bang Emmet yang usianya sudah hampir 17 tahun, pilihlah oli motor terbaik. Salah satu contohnya adalah Pertamina Enduro.

Simak cerita pengalaman Bang Emmet dengan motor kesayangannya dan Pertamina Enduro dalam video Fastron dan Enduro Xperience berikut ya 😊

Previous Post
Next Post

0 komentar: