12 Juli 2020

7 Makanan Khas Purwokerto yang Lezat dan Menggugah Selera

Makanan Khas Purwokerto begitu nikmat dan patut untuk Anda cicipi. Tidak hanya nikmat saja, tetapi harga yang ditawarkan untuk satu porsi makanan khas pun relatif terjangkau. Jangan lewatkan mencicipi berbagai makanan khas di Ibu Kota Banyumas ini.

Soto Sokaraja 
Makanan Khas Purwokerto yang sangat terkenal yaitu Soto Sokaraja. Soto memiliki rasa yang begitu khas berbeda dengan soto lainnya. Kuah soto terbuat dari kaldu daging sapi dengan ekstrak rasa kacang didalamnya yang membuat kudapan soto begitu lezat.


Soto Sokaraja yang disajikan buka menggunakan nasi melainkan ketupat dengan topping berua suwiran ayam, mie dan daun bawang. Kemudian ditaburkan dengan kuah kudapan tadi.
www.indoindians.com
Mendoan 
Santapan mendoan sangat cocok dihidangkan sebagai gorengan cemilan untuk bersantai. Mendoan merupakan makanan khas Purwokerto yang sangat terkenal. Cita rasa begitu khas dengan bahan dasar kedelai yang difermentasikan dan kemudian dipadu bersama adonan tepung.

Dengan kata lain, mendoan merupakan tempe yang dilapisi dengan tepung kemudian digoreng setengah matang. Sehingga hasilnya lembek dan sangat cocok disantap bersama kecap dan cabai rawit. Harga mendoan pun sangat terjangkau yaitu sekitar Rp. 2.000 hingga Rp. 5.000 dengan ukuran yang tempe yang besar.

Kraca
Kraca yaitu makanan khas yang terbuat dari keong kecil yang dimasak dengan rempah-rempah pilihan. Biasanya kraca dimasak bersama dengan bumbu kuah pedas. Anda bisa dapat dengan mudah membeli kraca di daerah pinggiran Purwokerto menjelang malam hari. Namun bagi umat muslim, keong kecil masih didebatkan apakah halal atau haram karena keong-keong ini hidup di dua alam.


Gethuk Goreng 
Makanan khas yang tidak kalah menariknya yaitu gethuk goreng. Gethuk goreng sangat nikmat sebagai camilan dan siap menjadi oleh-oleh keluarga dirumah. Gethuk terbuat dari olahan singkong yang telah dibumbui dengan gula kelapa kemudian digoreng.

Seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin maju, kini gethuk goreng pun terdiri dari berbagai varian rasa. Seperti gula aren, coklat dan durian. Harga gethuk goreng yaitu sekitar Rp. 15.000 per kilogram.
www.tabloidbintang.com
Cenil
Cenil ternyata merupakan makanan khas purwokerto. Makanan tradisional ini memiliki tekstur kenyal dengan pilihan warna yang mencolok seperti hijau, merah dan kuning. Cenil terbuat dari singkong dan tepung kanji. Agar cenil memiliki aroma yang wangi maka ditambahkan daun pandan. Cenil semakin nikmat dengan taburan kelapa parut diatasnya. Makanan khas yang satu ini biasanya disajikan menggunakan daun pisang dan akan disiram menggunakan gula aren cair.


Tegean 
Tegean adalah sup sayur yang memiliki kuah bening. Bahan dasar yang digunakan yaitu jagung muda, daun katuk, bayam, kecambah, wortel, kedelai hitam dan racikan bumbu khas Purwokerto. Makanan khas ini semakin nikmat dengan tambahan sajian berupa daging sapi atau daging ayam yang segar dan gurih. Tegean biasanya disantap bersama nasi sebagai menu makan siang. Harganya pun sangat terjangkau yaitu sekitar Rp. 10.000 per porsi.
www.instagram.com/fotomasak
Buntil 
Makanan khas Purwokerto selanjutnya adalah buntil. Makanan tradisional ini mungkin agak aneh di telinga Anda yang baru saja mendengar namanya, ataupun di lidah Anda yang baru saja merasakannya.

Meski demikian, rasa buntil begitu enak dan cocok dijadikan sebagai lauk nasi. Sebagai gambaran, Buntil terbuat dari daun singkong yang di dalamnya terdapat bumbu semacam kluban. Lho, apa lagi kluban itu?


Kluban atau kuluban sendiri adalah makanan tradisional dari Jepara. Ia mirip dengan urap, sayuran khas asal dataran Sunda. Bedanya, pada kuluban terdapat nangka muda rebus, sementara urap biasanya hanya terdiri dari kacang panjang, toge, kangkung, genjer, kelapa parut.

Nah, 7 makanan khas Purwokerto di atas wajib Anda cicipi kalau Anda singgah di Kota Banyumas ini. Rasa yang begitu khas tentu akan membuat Anda betah berlama-lama di Purwokerto. Jangan sampai Anda berkunjung ke Purwokerto namun tidak singgah mencicipi berbagai makanan khas ini ya!
Previous Post
Next Post

0 komentar: